Silaturahmi, Belajar Peduli ke-265: Menyambung Rasa, Menguatkan Sesama
- May 30, 2026
- kangmaskin
- Belajar Peduli
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan kembali terasa dalam kegiatan “Silaturahmi, Belajar Peduli” ke-265. Pada kesempatan kali ini, teman-teman dari KIM Sobat Bangilan kembali melangkahkan kaki menuju Dusun Talok, Desa Sidokumpul, Kecamatan Bangilan untuk bersilaturahmi dengan tiga keluarga sepuh, yaitu Mbah Muzaedah, Mbah Rasini, dan Mbah Wanti.
Bagi Sobat Bangilan, kepedulian tidak cukup hanya diwujudkan melalui bantuan semata. Karena itu, kami selalu berusaha hadir secara langsung dengan metode door to door, mendatangi rumah-rumah warga yang ingin kami dolani. Melalui cara sederhana ini, silaturahmi menjadi lebih dekat, hangat, dan penuh makna.
Kami percaya bahwa kehadiran sering kali memiliki arti yang sama pentingnya dengan bantuan yang diberikan. Dengan datang langsung, kami bisa duduk bersama, mendengarkan cerita, berbincang dari hati ke hati, serta mengetahui kondisi yang sedang mereka hadapi. Dari sanalah tumbuh rasa saling memahami dan menguatkan.
Alhamdulillah, setiap kunjungan selalu disambut dengan penuh keramahan. Tidak hanya oleh keluarga yang kami kunjungi, tetapi juga oleh warga sekitar dan dulur-dulur Sobat Bangilan yang turut membantu. Pada kegiatan kali ini, salah seorang warga bahkan dengan sukarela mendampingi dan mengantarkan kami dari satu rumah ke rumah lainnya hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Seperti silaturahmi-silaturahmi sebelumnya, banyak momen hangat yang mengiringi perjalanan kami. Senyum bahagia tampak menghiasi wajah para lansia yang dikunjungi. Ada yang menyampaikan rasa syukur dengan penuh haru, bahkan tak sedikit yang meneteskan air mata karena merasa diperhatikan dan ditemani. Obrolan pun mengalir begitu akrab hingga tanpa terasa waktu berjalan cepat dan senja mulai menyapa.
Bagi Sobat Bangilan, momen-momen seperti inilah yang menjadi penyemangat untuk terus hadir dan berbagi di tengah masyarakat. Meski bingkisan yang dibawa tidaklah besar, kami berharap perhatian, kebersamaan, dan kasih sayang yang menyertainya dapat menjadi penguat hati serta menumbuhkan semangat bagi mereka untuk menjalani hari-hari dengan penuh kesabaran, ketabahan, dan optimisme. (adm)