Pasar Murah Ramadhan di Kecamatan Bangilan, Sediakan Bahan Pokok dengan Harga Terjangkau

  • Mar 02, 2026
  • Kangmaskin
  • Seputar Bangilan

Semarak Ramadan 1447 H mulai terasa kental di Kecamatan Bangilan, Tuban. Berbagai event digelar untuk menghidupkan suasana Ramadan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat. Setelah menghadirkan pasar takjil, kini kecamatan Bangilan menghadirkan kegiatan Pasar Murah Ramadan 2026 yang bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Kegiatan yang rencananya akan digelar dari tanggal 23 Februari-13 Maret mendatang, atau kurang lebih tiga pekan ini akan dibuka mulai pukul 8.30 sampai 14.30 WIB, yang bertempat di halaman Kantor Kecamatan Bangilan.

Melalui skema subsidi, warga dapat menebus paket sembako berisi 5 kg beras SPHP dengan harga Rp 58.000, Minyakita Rp 15.500 per liter, gula pasir peremium Rp 17.000 per per kg, telur ayam ras Rp 14.000 per 0,5 kg, cabai rawit merah Rp 2.500 per 0,25 kg, cabai merah besar Rp 3.250 per 0,25 kg, bawang merah Rp 7.250 per 0,25 kg, dan bawang putih Rp 7.000 per 0,25 kg. Harga yang ditawarkan jauh dari harga pasaran atau harga eceran tertinggi (HET).

’Sebagaimana arahan dari Bupati Tuban Mas Lindra (Aditya Halindra Faridzky) tujuan dari Pasar Murah Ramadan adalah membantu meringankan beban masyarakat, serta menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok selama Ramadan dan mengendalikan inflasi,’’ kata Camat Bangilan, Suwanto, SE,MM.

Bapak Suwanto memastikan, stok bahan pokok di Bangilan dalam kondisi aman. Karena itu, masyarakat diimbau agar tidak panic buying atau pembelian secara berlebihan, yang malah menyebabkan lonjakan harga.

’Beli sesuai kebutuhan, insyaallah stok bahan pokok di Bangilan aman,’’ pungkasnya.

Terpantau dalam beberapa hari ini warga terlihat antusias hadir dan membeli kebutuhan pokok. Terkait pelaksanaan Pasar Murah Ramadan tersebut, kasi Kesra Kecamatan Bangilan, Indah Puji Sedyawati, SE.. melalui sambungan telepon menyampaikan bahwa komoditas minyak goreng menjadi kebutuhan yang paling diminati masyarakat.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Minyak goreng menjadi komoditas yang paling cepat terserap. Ini sangat membantu warga, terutama di bulan Ramadan,” ujarnya, Senin (2/3),.

Indah menambahkan, melalui sinergi lintas sektor dan intervensi pasar yang tepat sasaran, stabilitas harga diharapkan tetap terjaga sehingga kesejahteraan masyarakat Tuban dapat terus meningkat pada momentum Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. (adm)