Di Bangilan 4 dari 10 Dapur MBG Telah Beroperasi
- Mar 10, 2026
- Kangmaskin
- Seputar Bangilan
Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diyakini dapat meningkatkan kualitas gizi sekaligus kesehatan peserta didik sebagai investasi jangka panjang bagi generasi penerus bangsa. di Bangilan terdapat 75 lebih lembaga pendidikan dari RA, TK, SD, MI, SMP, Mts, SMA, SMK maupun MA yang menampung lebih dari 17 ribu lebih murid untuk dilayani haknya mendapatkan MBG. Sementara saat ini dari 10 Dapur SPPG baru 4 yang aktif melayani siswa, akibatnya beberapa sekolahan belum mendapatkan MBG.
Seperti TK PKK Bangilan 2, pada Senin (09/03/2026) kemarin mereka baru pertama kali dapat kiriman MBG dan disambut antusias oleh guru maupun murid sekolah tersebut. Kepala TK PKK Bangialn 2, Siti Rokhani mengatakan bahwa MBG merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan. Dengan adanya program ini, siswa tidak hanya mendapatkan makanan sehat, tetapi juga motivasi tambahan untuk lebih giat belajar.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran MBG. Program ini meringankan beban orang tua sekaligus memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang layak setiap hari,” ujar Siti Rokhani di Sekolahnya.
Guru TK lainnya, Sofiyati, menambahkan pihak sekolah siap menjalankan amanah tersebut dengan pengelolaan yang teratur, sehingga seluruh siswa dapat menikmati menu MBG secara sehat, nyaman, dan menyenangkan.
“Program ini dikemas sedemikian rupa agar tidak mengganggu proses belajar mengajar. MBG juga menggantikan bekal dari rumah, sehingga siswa lebih fokus mengikuti pelajaran. Kami pastikan MBG di sekolahan kami berjalan dengan baik dan lancar,” tegasnya.
Asisten Lapangan dari Dapur Sidodadi (SPPG Sidodadi), Ani, menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah menjalankan arahan Presiden RI.
“Setiap porsi makanan yang tiba di sekolah tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga menyehatkan. Kami berkomitmen penuh menjaga kualitas dan distribusi makanan agar sesuai standar gizi seimbang,” ungkapnya.
Dengan skala pelayanan mencapai 3.114 porsi per hari untuk jenjang pendidikan dari TK hingga SMA, MBG didistribusikan rutin setiap Senin hingga Jumat. Menu yang disiapkan telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak usia sekolah.
Program ini sekaligus menjadi wujud perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penyediaan gizi yang baik bagi peserta didik. Kehadiran MBG diharapkan mampu menjaga semangat belajar siswa serta mendukung tumbuh kembang generasi muda Bangilan yang lebih sehat, cerdas, dan berprestasi, sehingga mampu bersaing pada Indonesia Emas 2045 medatang. (adm)