Belajar Peduli ke Dusun Karangtengah Desa Bangilan
- Mar 14, 2026
- Kangmaskin
- Belajar Peduli
“Semoga apapun yang kita lakukan di dunia ini TIDAK membuat kita kehilangan esensi sebagai Mahluk TUHAN yg dihidupkan bersama aturan - aturan_Nya....."
Pada hari Jum’at, (13/03/2026) KIM Sobat Bangilan kembali mengadakan kegiatan “Belajar Peduli”. Kali ini KIM Sobat Bangilan bersilaturami ke Tiga keluarga di dusun Karangtengah desa Bangilan Kecamatan Bangilan. Mereka adalah Mbah Siti, Mbah Karmin dan mbak Sunarti.
Mbah Siti adalah wanita tua yang hidup sebatang kara di dukuh Keramat, Beliau hidup sendiri dengan mengandalkan bantuan dari tetangga sekitar untuk menyambung hidupnya, sesekali beliau juga memulung. Begitu juga mbah Karmin, selain memulung beliau hanya bisa duduk dirumahnya, apalagi usianya kini makin bertambah, kesehatannya juga mulai menurun. Sementara mbak Sunarti ini ketika ditinggal meninggal suaminya, beliau berusaha untuk melanjutkan usaha suaminya yaitu jualan pentol keliling, namun karena beliau menderita tumor ganas di wilayah wajahnya sekarang usahanya di jalankan anaknya, meskipun anaknya harus keluar dari dipesantren karena belum saatnya lulus.
KIM Sobat Bangilan menggunaan metode kegiatan mendatangi, menghampiri, door to door, BERSILATURAHMI ke semua keluarga yang didolani. Selain untuk bersilaurahmi, kita juga ingin mendengar keluh kesah beliau, sedapat mungkin kami bantu apa kesulitan - kesulitannya. Dan kegiatan ini selalu disambut dengan hangat oleh warga dan salah satu dari mereka akan menemani juga mengantarkan kami ke semua keluarga yang kami dolani hingga acara selesai.
Saat mereka kami dolani, mereka selalu menunjukkan wajah berseri – seri bahkan ada beberapa yang terisak haru, sehingga kami asyik bercerita tentang kehidupan dan banyak hal layaknya teman lama dan tak terasa waktu sudah hampir senja. Sementara kami harus terus berkeliling door to door untuk menghampiri dan bersilaturahmi ke keluarga yang lain.
Kondisi seperti inilah yg membuat kami ingin terus hadir untuk mereka, meskipun bingkisan dan oleh-oleh yang bisa kami berikan tidak seberapa, namun setidaknya kami bisa membantu mereka untuk menguatkan semangat dan optimistis mereka dalam menjalani takdir Tuhan. (adm)