Belajar Peduli ke Desa Kedungmulyo

  • Mar 06, 2026
  • Kangmaskin
  • Belajar Peduli

“Sesungguhnya tangan diatas lebih mulia dan terhormat dari pada tangan di bawah... Islam agama cinta, rahmat bagi segenap alam... maka misi umatnya adalah menerbarkan rahmat, cinta dan kasih kepada sesama juga semesta sepanjang hayat... Selamat menikmati sisa bulan Ramadhan, dan menyambut bulan syawal dengan penuh kebahagiaan........"

Pada hari Jum’at, (06/03/2026) KIM Sobat Bangilan kembali mengadakan kegiatan “Belajar Peduli”. Kali ini KIM Sobat Bangilan bersilaturami ke Tiga keluarga di desa Kedungmulyo Kecamatan Bangilan. Mereka adalah Mbah Suki, Mbah Darsini dan mbah Wardi.

Mbah Suki sebenarnya belum terlalu tua, beliau berusia sekitar 63 tahunan, namun karena kakinya mengalami atropi karena habis kecelakaan sehingga jalannya harus dibantu dengan tongkat, beliau tinggal bersama anak semata wayangnya yang bekerja serabutan untuk menopang kehidupannya. sementara mbah Darsini harus tetap berjuang sendirian di sisa usianya yang sudah tidak muda lagi, begitupn mbah Wardi sudah tidak bisa bekerja lagi karena usianya, sementara ada anak odgj yang harus terus dihidupinya.

KIM Sobat Bangilan menggunaan metode kegiatan mendatangi, menghampiri, door to door, BERSILATURAHMI ke semua keluarga yang didolani. Selain untuk bersilaurahmi, kita juga ingin mendengar keluh kesah beliau, sedapat mungkin kami bantu apa kesulitan - kesulitannya. Dan kegiatan ini selalu disambut dengan hangat oleh warga dan salah satu dari mereka akan menemani juga mengantarkan kami ke semua keluarga yang kami dolani hingga acara selesai.

Saat mereka kami dolani, mereka selalu menunjukkan wajah berseri – seri bahkan ada beberapa yang terisak haru, sehingga kami asyik bercerita tentang kehidupan dan banyak hal layaknya teman lama dan tak terasa waktu sudah hampir senja. Sementara kami harus terus berkeliling door to door untuk menghampiri dan bersilaturahmi ke keluarga yang lain.

Kondisi seperti inilah yg membuat kami ingin terus hadir untuk mereka, meskipun bingkisan dan oleh-oleh yang bisa kami berikan tidak seberapa, namun setidaknya kami bisa membantu mereka untuk menguatkan semangat dan optimistis mereka dalam menjalani takdir Tuhan. (adm)